Jika Anda Memasuki Kota Painan-Ibu Kota Kabupaten Pesisir Selatan
Sumatera Barat- dari arah Kota Padang, maka anda akan di sambut dengan
patung besar sorang pria yang sedang mengangkat tangannya. Patung yang
berdiri diatas bundaran ajalan utama kota painan tersebut merupakan
salah seorang pahlawan nasional Republik Indonesia. Beliau ditetapkan
sebagai pahlawan melalui Surat Keputusan Presiden No. 074/TK/1999
bertanggal 13 Agustus 1999.
Adalah Ilyas Yakub,
Pahlawan Nasional yang dilahirkan di Asam Kumbang Bayang Pesisir
Selatan, Sumatera Barat pada tahun 1903. Sebagai Penghormatan terhadap
kiprah beliau selama masa hidupnya, pemerintah daerah memberikan bebrapa
penghargaan berupa penamaan Stadion Sepak Bola Ilyas Yakub, jalan dan
patung selamat datang di pintu masuk kota Painan.
Namun, saya sebagai putra asli Pesisir Selatan merasa beliau antara ada
dan tiada. Sebagai orang muda, saya merasa pahlawan nasional asli
Pesisir Selatan ini tidak begitu dikenal-sekedar untuk menyebut tidak
dikenal- oleh para anak muda lainnya. Anak-anak muda Pesisir Selatan
mungkin hanya tahu nama tapi tidak begitu mengenal siapa sebenarnya Ilyas Yakub.
Pahlawan Nasional yang wafat di Koto Berapak Bayang 2 Agustus 1958 jam
18.00 Wib sangat jarang diperdengungkan di kelas-kelas sejarah sekolah
dasar maupun menengah. Semenjak saya bersekolah, baik SD, SMP, SMA tidak
pernah guru sejarah saya menyinggung nama beliau sebagai salah seorang
pahlawan nasional. Walaupun beliau sudah ditetapkan menjadi pahlawan
kemerdekaan Republik Indonesia dengan SK-Mensos RI Nomor:
Pol-61/PK/1968, tanggal 16 Desember 1968 dan dikukuhkan kembali dengan
Keputusan Presiden RI (Kepres-RI) Nomor 074/TK/Tahun 1999 tanggal 13
Agustus 1999.
Kiranya, penghargaan terhadap beliau tidak cukup dengan pelabelan nama
beliau pada sejumlah nama sarana publik. Perlu sebuah gerakan
mendengungkan namanya pada kelas sejarah di sekolah-sekolah,
mendiskusikan perjuangannya, memperdebatkan pokok-pokok pikirannya
sebagai sebuah proses dialektika yang sehat dan menyehatkan. Jika
Pemerintah sudah berbuat dengan mengabadikan namanya pada sarana publik
dan pemberian santunan kepada keluarga, maka masyarakat wajib membuat
gerakan untuk lebih mengenalkan Ilyas Yakub, terutama kepada kaum muda.
Kaum Muda Pesisir Selatan patut berbangga, bahwa salah satu pahlawan
nasional berasal dari Bayang pesisir selatan. Perlu di pelajari
perjuangan dan pokok-pokok pikirannya. Sungguh disayangkan jika seorang
pahlawan nasional tidak pernah dikenal oleh generasi setelahnya. Saya
masih ingat waktu kuliah S1 dulu, ketika berkunjung ke perpustakaan
universitas, saya menemukan lusuh di pojok perpustakaan tersebut. Buku
yang saya sudah lupa judul dan penulisnya tersebut membahas nama ilyas
yakub lebih kurang 2 halaman. Itulah kali pertama saya membaca referensi
tentang beliau.
Setelah Searching di internet, ada beberapa buah buku yang bisa
dijadikan referensi untuk mengenal beliau, diantaranya adalah sebagai
berikut(saya ambilkan dari wikipedia) :
Adalah kewajiban kaum muda untuk mengenal para pahlawannya. Juga menjadi
kewajiban orang tua untuk "menceritakan" kejuangan pahlawan tersebut.
Sumber :
Wikipedia
Foto di Pinjam dari Google
Salam Berry Devanda.
Rabu, 07 Desember 2011
Ilyas Yakub, Pahlawan Tak(di)kenal
Langgan:
Entri (Atom)




