Sabtu, 30 Januari 2010

Pen Lab

. Sabtu, 30 Januari 2010
14 komentar

Pen Lab, adalah nama blog barunya si Berry. Pakai Bahasa Inggris Gitu. Si Berry Sok kebarat-baratan ne? Pakai Nama Pen Lab Segala. Bahasa Inggris aja masih nggak jelas pronoun nya. Nulis Ripiuw saja masih pake Google Translator. Tapi, Sebenarnya bukan gitu juga sahabat. Cuma pengen keren-kerenan aja? Bukan...Bukan...Bukan itu maksud ku. Pada dasarnya Blog ini hanya sebagai cambuk diri agar teruz menulis. Karena pasti saya bakalan malu sama domain nanti kalau nggak update dan menulis di Blog yang satu lagi. Makanya saya paksa diri saya dengan mendirikan blog lagi dengan tetap mempertahankan keberadaan blog ini.

Mengenai fokus blog saya tidak terlalu memusingkannya, biarlah nanti waktu yang menjawab (ya e lah...). Pen Lab ini baru berdiri 3 hari. jadi tampilan masih acak-acakan dan belum layak di sebut blog. Tapi biarlah seiring dengan waktu secara bertahap bisa lebih baik. mohon dukungannya sahabat.

Pada postingan pindah domain ke berrydevanda dot com, saya menanyakan kepada sahabat tentang 2 pilihan. Banyak sahabat yang memberikan saran, saya sangat berterimakasih. Sungguh saya sangat menghargainya. Akhirnya saya memutuskan untuk membangun blog baru. Dengan harapan saya bisa meningkatkan produktivitas menulis apa saja.

Terimakasih atas sumbangsih saran sahabat semua, dan saya tunggu sumbangsih sarannya di blog baru saya Pen Lab.

Salam Berry Devanda

Klik disini untuk melanjutkan »»

Rabu, 27 Januari 2010

Belajar Entrepreneurship

. Rabu, 27 Januari 2010
28 komentar

Sore ini, Tepatnya pukul 3, saya menerima kiriman dari Kang Yayat (Leysbook) berupa sebuah buku yang sangat menarik berjudul Ciputra Quantum Leap. Sebuah buku yang saya dapatkan karena diberi kesempatan untuk mendapatkan tempat terbaik kedua dari lomba yang diadakan oleh Leysbook. Pada Saat tersebut saya membuat tulisan berjudul "Menebar Pengaruh Melalui Blog". Di Samping Buku, ternyata ada lagi satu paket yang saya dapatkan. Sebuah Flashdisk 4GB. Flashdisk ini merupakan kiriman dari Pak De Cholik. Salah satu Ganjaran terhadap saya atas Lomba Motivasi Menulis Blogger Indonesia Yang diselenggarakan oleh Kang Mus. Pada Saat menerima hadiah dari orang-orang yang belum pernah saya kenal tersebut, membuat saya merasa dunia maya yang saya geluti beberapa saat terakhir menjadi nyata.




Terimakasih banyak buat semua. Mudah-mudahan saja Blogosphere Indonesia semakin jaya dan semarak. Kembali ke judul Postingan yang sudah duluan saya ketik dari paragraf ini. Memang terkadang, pengalaman menulis yang masih bau kencur ini, membuat saya tidak fokus paragraf demi paragraf. Diakhir paragraf pertama dan awal Paragraf memaksa saya untuk membahas "nyatanya dunia maya". Hmm..saya pikir bagus juga buat postingan selanjutnya nanti. Tapi, Stop!!! Back to the Judul.

Saya yakin banyak dari sahabat yang sudah membaca buku tersebut. Tapi saya belum. Memang beberapa waktu yang lalu saya sering melihat buku tersebut di toko buku. Sebenarnya sudah lama saya ingin memiliki buku yang membahas tentang Entrepreneur. Lebih tepatnya buku yang memotivasi saya, menyadarkan dan mengejutkan saya bahwa HANYA DENGAN SEMANGAT ENTREPRENEUR, bangsa ini bisa berlari mengejar ketertinggalan dari bangsa lain.

Dulu, Para pendiri bangsa ini bercita-cita agar Indonesia dapat sejajar dengan bangsa lain. Tapi Pada abad 21 ini, Cita-cita tersebut harus di revisi. Bangsa ini seharusnya bukan hanya bercita-cita sejajar dengan bangsa lain, tetapi harus menjadi berisan terdepan, pemimpin bangsa-bangsa lain, sebuah negara yang menghasilkan para inovator, ilmuwan dan orang-orang kaya dunia yang memegang peranan penting dalam gerak laju kelangsungan hidup manusia sekolong jagat ini. Hanya dengan Entrepreneurship bangsa ini dapat bermetamorfosa dari GOOD menjadi GREAT.

Ciputra mencoba menyadarkan bangsanya sendiri, bahwa kemiskinan, ketiadaan modal bukanlah penghalang. Hal tersebut sudah dibuktikan oleh Ciputra sendiri. Oleh Karena itu, Ciputra ingin membagikan ilmunya dan menyadarkan bangsa Indonesia melalui lembaga pendidikan yang didirikannya.

Dari dulu muncul keinginan saya untuk berwirausaha. Namun selalu saja patah ditengah jalan. Ternyata penyebab utamanya menurut Ciputra adalah Keseriusan, Konsistensi, Disiplin dan Komitmen. Hal tersebut yang belum ada pada diri saya. Namun suatu saat, saya pasti akan menempuhnya. Walaupun nanti dimulai dengan usaha kecil-kecilan. Maaf Sahabat, Kalimat ini saya gunakan adalah untuk memotivasi diri saya sendiri.

Salam Berry Devanda

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 22 Januari 2010

Pindah Domain ke berrydevanda dot com

. Jumat, 22 Januari 2010
49 komentar

Salah Satu hadiah yang saya dapat dari lomba motivasi menulis bagi blogger Indonesia kemaren adalah Domain dot com. Sudah Hampir seminggu domain tersebut saya terima dari panitia dengan nama berrydevanda dot com. Ada satu hal yang membuat saya bingung. Manakah yang lebih baik, memindahkan domain blog ini (htttp://berrydevanda.blogspot.com) ke berrydevanda.com, atau membuat blog baru di blogspot kemudian memindahkannya ke berrydevanda.com?

Soalnya, setelah tanya sana-sini, kalau saya memindahkan blog ini langsung ke domain dot com langsung, otomatis Pagerank dan Alexa akan kembali ke Nol besar dan Puluhan Juta. Selain itu, saya harus ubah semua link internal dan eksternal blog ini. Atau lebih membuat blog baru dari nol, kemudian redirect domainnya, dan blog lama ini tetap di biarkan seperti ini. Tapi, saya ragu apakah mampu mengurus dua blog sekaligus nantinya. sedangkan ngurus blog ini sudah sering nggak update.

Manakah yang lebih baik ya? Menurut Sahabat mana yang lebih baik? Mohon bantuan sarannya.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 21 Januari 2010

Menulis Tanpa Menggurui

. Kamis, 21 Januari 2010
30 komentar

Sangat menyenangkan membaca sebuah tulisan yang sarat makna. Selalu Saja ada pelajaran hidup yang didapat darinya. Apalagi sebuah tulisan yang disampaikan begitu renyah, bercita rasa, gaya menulis yang unik tanpa terasa sedang digurui oleh si penulis. Banya penulis yang menghadirkan ketentraman setelah membaca tulisannya. Walaupun terkadang pembaca "terjebak" dalam rekayasa emosi yang dihadirkan oleh penulis, tetapi selalu saja ada makna setelah menyelesaikan semua paragraf. Tulisan Helvy Tiana Rossa dan Andrea Hirata adalah salah satu contoh yan bergenre fiksi. Untuk Blogger, bisa saya suka lihat tulisannya Eka Situmorang, Bundo NakJadiMande dan banyak lagi yang lain. Tulisan mereka renyah, syarat nilai-nilai kehidupan, tanpa harus mengorbankan nilai lain dari kehidupan itu sendiri.

Pada Tulisan yang bergenre fiksi, pembaca memang disuguhkan kondisi yan sedemikian rupa, hasil rekayasa dan kreatifitas penulisnya. Sehingga pesan yang ingin disampaikan, sampai kepada pembaca melalui alur cerita. Lantas bagaimana dengan Tulisan yang non fiksi. Seperti Tulisan Ilmiah Populer pada sebuah media massa. Atau Tulisan semi ilmiah yang dimuat oleh para blogger diblognya masing-masing?

Tentu saja, masing-masing penulis punya gaya menulisnya sendiri. Tapi saya pribadi, sealu terkesan dengan gaya menulis orang-orang yang menulis tanpa menggurui. Sebut saja, Syafii Maarif, Eep Saifullah Fatah, Indra J. Piliang, Goenawan Muhammad dan lain sebagainya. Anda tentu juga punya penulis panutan, yang selalu anda tunggu tulisan-tulisan terbarunya. Bagi saya, Tulisan mereka yang saya sebut diatas, sangat penuh makna dan pelajaran. dan saya merasa tidak sedang diajar oleh mereka ketika membaca tulisannya. Tiba-tiba saja, diakhir tulisan, saya dipaksa mengangguk-ngangguk. Entah itu ekspresi setuju, Paham, Atau malah tidak setuju sekalipun.

Berbeda sekali dengan tulisan yang saya post di blog ini. Beberapa hari yang lalu, saya coba baca kembali tulisan-tulisan yang telah di post di blog ini. Setelah saya baca kembali, ternyata banyak sekali kalimat yang saya gunakan adalah kalimat yang bersifat menggurui. Saya heran, kenapa waktu menulis itu tidak sadar bahwa kalimat yang saya gunakan menggurui. Padahal setiap menulis saya selalu berusaha menggunakan kalimat yang baik dan tidak menggurui.

Hmm...Salah satu penyebabnya mungkin adalah birahi menulis pada waktu menyelesaikan tulisan tersebut sangat menggebu-gebu. Atau hanya untuk sekedar Up date. Ternyata memang susah untuk membuat tulisan yang benar-benar berkualitas dan dapat menyampaikan pesan dengan baik tanpa harus menggurui.

Tapi saya yakin, dengan terus berlatih, setiap orang pasti bisa menulis tanpa menggurui. Karena membaca tulisan yang menggurui membuat sebagian orang tidak nyaman. Dengan berusaha untuk terus menulis, Saya berharap bisa mencapai hal tersebut.

Bagaimana dengan Anda? Mudah-mudahan saja Anda tidak merasa digurui oleh tulisan ini

Salam Berry Devanda

Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 19 Januari 2010

Berhentilah Mengutuk Kegelapan, Mulailah Menyalakan Lilin

. Selasa, 19 Januari 2010
27 komentar

Pernahkah anda merasa selalu saja ada yang salah dengan diri anda? Pernahkah anda merasa Tuhan tidak adil? Pernahkah anda merasa semuanya begitu tidak bersahabat dengan diri anda? dan Pernahkah anda merasa bahwa diri anda adalah orang yang paling malang di atas dunia? Jika pertanyaan tersebut diajukan kepada saya, maka jawabannya pernah. Bahkan mungkin acapkali singgah dibenak saya ini dan mengumpati nasib sial yang selalu mengerubungi diri. dan melihat iri pada kebahagiaan yang diraih orang lain. Sebuah perasaan yang tak patut dipelihara sebenarnya. Sebuah perasaan, yang kalau dipelihara, dipupuk dan disuburkan justru akan membunuh pikiran baik dan menumbuhkan syak wasangka berlebihan. Akhirnya, energi hidup habis untuk mengumpat dan bersungut-sungut dalam menjalani kehidupan.

Terkadang saya tidak menyadari, betapa banyak nikmat yang telah digelontorkan Tuhan pada diri yang sahaya ini. Sampai kapan akan mengumpati hidup yang telah dianugrahkan Tuhan. Sampai kapan mengoceh tentang bangsa ini yang tidak kunjung maju. Sampai kapan meratapi nasib yang tak kunjung beruntung dari orang lain? Sampai kapan meratapi blog sendiri yang tak kunjung bagus? (lho ke jadinya ke situ?)

Saya berpikir, untuk apa menghabiskan energi dengan meratapi segenap "kekurangan" yang singgah dalam diri. Mungkin saja, "kekurangan" yang saya ratapi adalah sebuah Potensi. Potensi yang akan membuat orang lain melirik saya. (berharap cewek yang ngelirik...). Saya Pikir akan lebih baik jika energi yang saya miliki saya fokuskan kepada membuat semua "kekurangan" tersebut menjadi potensi.

Saya Pikir, tidak guna menghabiskan energi mengumpati bobroknya penegakan hukum di negeri ini. lebih baik saya berusah menjadi pribadi yang sadar hukum. Saya Pikir tidak ada gunanya meratapi kondisi bangsa yang masih tertinggal dari bangsa lain. lebih baik saya fokus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia saya.

Hmm..Sampai Kapan akan mengutuk segenap kekurangan diri? huff...saya tidak mau energi dan waktu saya habis untuk itu, lebih baik memulai perubahan untuk mengubah yang gelap menjadi terang benderang. Mana mungkin perubahan akan dicapai, jika sibuk untuk mengulas kekurangan dan suramnya masa lalu.

Maka dari itu, Berhentilah mengutuk kegelapan,Mulailah menyalakan lilin

Salam Berry Devanda


PS : Ungkapan "Berhentilah Mengutuk Kegelapan, Mulailah Menyalakan Lilin" adalah ungkapan yang pernah dilontarkan seorang tokoh bangsa, Tapi saya Lupa. Jika anda mengetahui, Tolong tulis di komen dibawah ya...

Klik disini untuk melanjutkan »»

Senin, 18 Januari 2010

Kawasan Wisata Mandeh

. Senin, 18 Januari 2010
32 komentar

Kabupaten Pesisir Selatan merupakan salah satu daerah yang terletak di provinsi Sumatera Barat Indonesia. Pesisir Selatan memiliki banyak pilihan tempat untuk wisata. Salah satu suguhan utama pesisir selatan adalah wisata bahari. Dan yang menjadi andalan wisata baharinya adalah Kawasan Wisata Mandeh. Kawasan Wisata Mandeh sebenarnya terletak di dua kabupaten dan kota, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang. Namun, saat ini yang menjadi pusat pengembangan (Pulau Cubadak) terletak di Kabupaten Pesisir Selatan. Tepatnya di kecamatan Koto XI Tarusan.

Di Kecamatan ini juga saya beraktivitas. Kecamatan Koto XI Tarusan merupakan kecamatan yang terletak paling utara di Kabupaten Pesisir Selatan. Berbatasan langsung dengan kota Padang. Jarak dari kota Padang lebih kurang 56 Km. Sebenarnya, perjalanan dari Kota Padang menuju Mandeh dapat ditempuh melalui jalur darat dan laut. Pada postingan kali ini saya hanya akan membahas perjalanan jalur darat saja.
Kawasan wisata mandeh memiliki panorama yang sangat indah. Sungguh sangat indah. Betapa tidak, pulau-pulau kecil yang tertata dengan sangat anggun, mengelilingi dan mengurung sebahagian hamparan laut sehingga membuatnya seperti danau yang bocor pada sisinya. Hmm...sungguh pemandangan yang menentramkan hati. Pemandangan di pagi hari membuat mata membiru akibat pantulan air lautnya yang jernih. Pemandangan di sore membuat takjub akan rona kemerahan matahari terbenam.

Sewaktu saya kecil, daerah ini menjadi tempat tujuan bermain. Menggunakan sepeda, saya dan teman-teman mengayuh dengan semangat menuju puncak bukit, tempat dimana ditawarkan keindahan kawasan Mandeh tersebut. Jika tidak salah, jarak tempat tersebut dari rumah tersebut lebih kurang 4 Km. Sesampai di puncak bukit tersebut, hilang kepenatan kami. Pada saat sekarang puncak bukit tersebut menjadi pilihan utama kaum muda untuk menghabiskan waktu senja.

Kawasan Wisata Mandeh masuk ke dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIPPNAS). Mandeh resort disejajarkan dengan Biak dan Bunaken. Jika Biak dan Bunaken di wilayah timur, maka Mandeh Resort dijadikan pusat pengembangan wisata bahari di wilayah barat Indonesia. Dahsyatkan? Melihat keindahan dan eksotisme yang ditawarkan, saya pikir wajarlah jika Mandeh disejajarkan dengan tempat indah lainnya di Indonesia.

Mengapa tidak, saya saja yang hampir tiap minggu menikmati pemandangannya, tidak habis-habisnya berdecak kagum. Apalagi anda yang belum pernah kesini.

Aktifitas yang bisa memungkin dilakukan di kawasan mandeh diantaranya memancing (Fishing), menyelam (Diving and Snorkling), berkemah (Camping), berenang (Swimming and Sunbean), lintas alam (Cross Country), ski air dan jet ski panorama (Sight Seeing), golf, salju sampan, selancar (Surfing), berburu, gantole, paralayang, panjat tebing dan lain-lain.

Sayangnya, dari sekian banyak gugusan pulau yang tersedia, baru satu, pulau cubadak yang telah diberdayakan oleh investor dari Italia. Padahal banyak pulau lain yang menjanjikan kenikmatan natural yang tiada dua. Namun, dengan dijadikannya kawasan ini menjadi RIPPNAS, saya yakin kawasan ini akan berkembang menjadi kawasan wisata bahari raksasa dengan segala fasilitas dan kelengkapannya agar dapat disebut bertaraf nasional dan internasional.

Jika anda berminat untuk ikut menikmati salah satu tempat wisata bahari penuh pesona di wilayah barat indonesia ini, maka segera packing barang-barang anda dan bergegas menikmati Paradise in the South.

Salam Berry Devanda

Klik disini untuk melanjutkan »»

Minggu, 17 Januari 2010

Online Education Tutorial

. Minggu, 17 Januari 2010
View Comments

Education is a fundamental requirement for every human being. Everyone needs a good education. A good education requires the use of varied media. Facilitate students' learning media to accept the lesson with a maximum. Use a variety of learning media will assist students in receiving lessons. At this time, various media used in the educational process. One of them is the internet. Internet has a huge role at this time. various aspects of life have used the internet container development. Education is currently also have used the Internet as a container.

At present, many sites that provide a variety of educational content such as language, literature, economics, biology, chemistry and others. Some of them are using interactive methods, connects students with tutors. one of them is Tutornext. Tutornext is educational online tutorial site that helps students to consult and solve problems they face in school. Especially in mathematics answers, biology, chemistry help, statistics help and precalculus help. This site helps students to finish their homework. At this site, students are connected directly with experienced tutors. Through these tutors, students can interact, discuss and resolve various problems of mathematics, biology, chemistry and so on.

It's easy, please login to the site Tutornext. Then you will be connected with experienced tutors. After that, you can interact in accordance with the subject you choose. Easy is not it?

As a leading company in online education tutorial, Tutornext provide assistance to students diverse in order to solve their problems. By using the services on this site tutors, students will discover the pleasures of learning. Students will enjoy learning with an interactive way and a very attractive appearance. If you are interested to try it, please direct to Tutornext. And feel the sensation in interactive learning. this information brought to you by Blogsvertise.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Sabtu, 16 Januari 2010

Download Smadav 2010 Rev.8.0

. Sabtu, 16 Januari 2010
11 komentar

Smadav kembali merilis anti virus versi terbaru, Rev 8.0 pada tanggal 12 Januari kemaren. Kemampuan Smadav untuk membabat habis virus di komputer terutama virus lokal telah teruji. Smadav terbaru ini mampu mengenali 4082 virus. Anti virus asli indonesia yang dimotori oleh Zainuddin Nafarin berkembang dengan sangat cepat. Smadav terdiri dari dua versi, free dan pro. Smadav free untuk personal dan tentu saja gratis. Smadav pro untuk korporasi seperti warnet, perusahaan dan lain sebagainya. Tentu saja yang ini berbayar.

Bagi blogger yang sudah wara-wiri di dunia maya tentu saja Anti virus buatan asli indonesia sudah mereka miliki versi pro-nya. Karena, blogger yang telah memasang banner Smadav di blognya akan diberikan registri smadav pro untuk tiga buah komputer. Tapi saya tidak tahu sampai kapan kah banner tersebut akan dipasang. Maklum, ketika sudah dapat registrinya, saya tidak memikirkan bannernya lagi (he...he...he...)

Bagi teman yang belum ada Smadav, langsung aja meluncur ke situs Smadav.

Maju terus Karya intelektual Bangsa Indonesia.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 15 Januari 2010

Terimakasih Sahabat

. Jumat, 15 Januari 2010
22 komentar

Seminggu sudah saya tidak update. kasihan sekali blog ini, tidak diurus dengan maksimal. sebenarnya tidak ada alasan yang paling masuk akal untuk tidak update. tapi entah kenapa ada-ada saja yang membuat saya tidak update. walaupun saya tetap mencoba untuk teruz menuliskan apa yang saya rasakan, tapi kayaknya tidak layak untuk diposting di blog. karena isinya hanya umpatan dan keluh kesah saya pribadi. Namun saya tetap bersyukur, karena saya dapat juara 3 Lomba Motivasi Menulis Blogger Indonesia yang diadakan oleh Indonesiamenulis.

Pemberitahuan oleh panitianya saja tadi malam jam 2 dini hari. Membuat tidur saya jadi tidak nyenyak karena mendapat sms dari panitia. Pas saya cek sebentar ini, ternyata memang ada nama saya di nomer 3. alhamdulillah, ini kesan pertama ikut kontes menulis. Walaupun saya sadar sebenarnya, Tulisan saya yang berjudul Tulis!!Atau Kamu Berdosa sangat jauh dari sebutan tulisan berkualitas.

Tapi yang namanya lagi beruntung, saya dapat juara 3 juga. Alhmdulillah. Selain itu, Saya juga dapat Kategori Artikel Terpopuler dengan Jumlah komentar terbanyak. he...he...he...nggak percuma maksa orang-orang buat kasih komen di artikel tersebut. selamat juga buat pemenang yang lainnya ya. Makasi banyak ya sahabat semua, yang udah ngedukung saya dalam lomba ini. Tanpa Sahabat semua, saya bukan berarti apa-apa.

Salut dan angkat Topi buat sahabat semua...

Salam...

Klik disini untuk melanjutkan »»

Sabtu, 09 Januari 2010

Belajar Mengikat Makna

. Sabtu, 09 Januari 2010
29 komentar

Beberapa hari ini perasaan begitu terasa gundah gulana. Tak tau mengapa. Saya berusaha untuk mengendalikan perasaan dengan menguasai hati. Tapi perasaan gundah tersebut hanya berkurang sebentar. setelah itu ia kembali lagi. huff... memang berat kiranya latihan untuk menguasai hati. Tapi, tetap harus dicoba untuk mengendalikannya. Jika tidak, maka perasaan gundah tersebut akan merajai diri ini, dan membuat saya tidak lagi mampu berpikir jernih, larut dalam sesuatu hal yang sebenarnya tidak layak mendapat perhatian begitu besar dari pikiran ini. mengapa begitu? ya, setelah beberapa hari berlalu, sekarang saya menyadari ternyata yang membuat hati saya menjadi gundah, hanyalah hal-hal sepele dan tak terlalu penting. Huh... saya kesal dan tertawa kecil mengingat "kebodohan" saya mau saja diombang-ambingkan perasaan.

Saya ingat lagi usaha yang saya lakukan untuk menentramkan hati kemaren. Hal yang biasa saya lakukan ketika sedang menghadapi persoalan hidup yang terasa berat juga. Diantaranya adalah Mengubah kebiasaan kecil dan membuat variasi. Misalnya, selama ini saya menyikat gigi dengan tangan kanan, maka kemaren saya ingin melakukan sesuatu yang berbeda dengan menggunakan tangan kiri. ternyata saya merasakan sesuatu yang berbeda juga. saya rasa cukup menarik. walaupun terasa begitu sepele, tapi cukup memberikan makna baru bagi hidup saya hari itu.

Mengingat makna yang saya dapatkan tersebut, saya juga ingin melakukan hal-hal baru walaupun dimulai dari hal-hal sepele. Saya ingin berburu makna hidup sebanyak-banyaknya. Walaupun terkadang banyak peristiwa hidup ini yang berlalu begittu saja tanpa bisa saya mengerti makna dibaliknya. saya ingin berapologi, saya manusia biasa, banyak kekurangan dan kelemahan, tidak mungkin dong bisa saya pahami semua bahasa pencipta.

Maaf sahabat, jika tulisan ini tak bermakna, hanya berusaha untuk menulis 30 menit sehari.

Salam Berry Devanda

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 08 Januari 2010

Interactive Way to Learn

. Jumat, 08 Januari 2010
5 komentar

Education is something very important in the present era. Everyone needs a good education. A good education requires the use of varied media. Facilitate students' learning media to accept the lesson with a maximum. At this time, various media used in the educational process. One of them is the internet. Internet has a huge role at this time. various aspects of life have used the internet container development. Education is currently also have used the Internet as a container.

Many sites that provide a variety of educational content such as language, literature, economics, biology and others. Some of them are using interactive methods, connects students with tutors. one of them is Tutorvista. Tutorvista is educational online tutorial site that helps students to consult and solve problems they face in school. Especially in math. This site also helps students to finish their homework. At this site, students are connected directly with experienced tutors. Through these tutors, students can interact, discuss and resolve various problems of mathematics like algebra and equation solving.

As a leading company in online education tutorial, Tutorvista provide assistance to students diverse in order to solve their problems. By using the services on this site tutors, students will discover the pleasures of learning. Students will enjoy learning with an interactive way and a very attractive appearance. If you are interested to try it, please direct to Tutorvista. And feel the sensation in interactive learning. this information brought to you by Blogsvertise.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 07 Januari 2010

Tali Asih Menkesrablog

. Kamis, 07 Januari 2010
16 komentar

Dihari ke 7 pada tahun yang baru ini, saya dianugrahi banyak kebaikan. Salah satunya tali asih perdana 2010 dari pak de Cholik. Apa gerangan yang membuat pak de memberikan tali asih berupa buku tersebut? Ceritanya begini, dua hari yang lalu, seperti biasa, saya mengunjungi blogcamp-nya pak de dan membaca postingan terbaru pak de yang berjudul Survey Mini Bidang Kesrablog. Pada postingan tersebut, yang punya blog ingin mengetahui pendapat pengunjung setianya, mengenai tali asih seperti apakah yang cocok pada tahun 2010 ini. Apakah masih sama dengan tahun 2009 yaitu buku, atau diganti dengan yang lain seperti panci, peralatan masak, sepeda motor, mobil, kereta api cepat atau jet. (he...he...he..)



Setelah selesai membaca postingan tersebut, saya langsung kasih komen. Lebih kurang seperti ini, “akan lebih baik masih tetap buku pak de, tapi bukunya tidak harus buku tentang blogging atau novel, bisa divariasikan dengan yang lainnya”. Saya tidak mengira kalau pak de juga menghargai postingannya tersebut dengan memberikan tali asih kepada komentatornya. Taunya, pagi ini pak de mengabari bahwa saya termasuk orang yang berhak menerima tali asih tersebut setelah kaleng susu untuk mengundi tanpa kompromi mengeluarkan nama saya.



Buku yang berikan kepada saya sangat bagus, “Mahir 7 Menggunakan Blogger”. Sahabat lainnya yang beruntung adalah Kakaakin dan Bidan Desa. Alhmadulillah... terimakasih banyak pak de, semoga ditahun yang baru ini BlogCamp semakin saja dan rame. Semakin banya job reviewnya.

Rasanya tak sabar menunggu buku tersebut sampai ke rumah saya. Mudah-mudahan saja perjalanan buku tersebut dari surabaya ke rumah saya yang jaraknya 60 km selatan kota Padang lancar-lancar saja.

Salam Berry Devanda

Klik disini untuk melanjutkan »»

Rabu, 06 Januari 2010

Menunggu Waktu Luang atau Meluangkan Waktu?

. Rabu, 06 Januari 2010
21 komentar

Menunggu waktu luang atau meluangkan waktu adalah sebuah pernyataan yang beberapa kali saya dengar dari Nova, seseorang yang selalu memotivasi saya untuk melakukan hal positif. Terakhir ia menuliskan itu pada komentarnya di postingan saya sebelumnya, Menulislah 30 Menit Sehari!. Sebuah pernyataan yang saya pikir cukup layak untuk diresapi. Tidak dapat dipungkiri, ternyata ungkapan seperti tersebut sangat melekat dalam kehidupan saya selama ini. Dan itu menyangkut hal-hal yang sebenarnya sepele namun memiliki efek yang cukup besar terhadap hidup ini.

Pada tulisan sebelumnya, Menulislah 30 Menit Sehari, banyak sahabat berkomentar sangat kritis. Bahkan beberapa diantaranya justru tidak perlu meluangkan waktu sampai 30 menit, cukup dengan 20 menit saja, Seperti Mbak Nura dan Guskar. Hmm…pastilah mereka orang-orang yang telah menjadikan menulis sebagai kebutuhan. Saya mencitakan hal tersebut.

Pada dasarnya, waktu 30 menit yang saya maksudnya hanyalah nominal sembarang untuk menggurui diri saya sendiri untuk dapat meluangkan waktu mewujudkan apa yang saya citakan tersebut. Karena baru saat ini saya menyadari bahwa menulis adalah sebuah kemampuan yang sangat diperlukan di era sekarang ini. Namun untuk mewujudkan agar menulis bisa menjadi "pakaian" sehari-hari tentu saja tidak mudah. Hal tersebut membutuhkan latihan yang kontinu dengan komitmen tentunya.

Salah satu komitmen yang dituntut adalah meluangkan waktu untuk mempraktekannya. Permasalahannya adalah seringkali saya "tidak ada waktu". huh.. Sebuah pernyataan yang terkadang membuat saya menjadi malu sendiri. Mengapa tidak, tulisan-tulisan terbaru dari orang yang benar-benar super sibuk selalu saja bermunculan. Sementara saya yang hanya sok sibuk tenggelam dengan ungkapan "tak ada waktu".

Tulisan ini hanya saya batasi pada persoalan terkungkungnya saya pada ungkapan "tak ada waktu". Terlepas apakah ada ide atau tidak, tetapi dalam konteks latihan, saya pikir saya perlu meluangkan waktu khusus untuk melatih kemampuan menulis saya. Caranya seperti yang telah saya tulis di "Menulislah 30 Menit Sehari". Persoalan berapa menit kebutuhan sebenarnya, tergantung pada diri masing-masing. Menurut referensi yang disampaikan Mas liudin bahkan lebih efektif hanya 20 menit saja

Nampaknya, saya memang harus berniat meluangkan waktu bukan menunggu waktu luang. Karena jika saya hanya menunggu waktu luang, maka niscaya saya tidak akan pernah mendapatkan luangan waktu tersebut.

Bagaimana dengan Anda?


Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 05 Januari 2010

LinkFromBlog

. Selasa, 05 Januari 2010
11 komentar

Buy blog reviewsWaktu jalan-jalan ke rumahnya Pak De Cholik, saya menemukan postingannya tentang situs yang menyediakan layanan paid review yang baru. Namanya LinkFromBlog. Dari ceritanya beliau, saya jadi tertarik buat mencobanya. Segera saja saya menuju ke lokasi tempat kejadian perkara alias TKP. Setelah daftar dan baca sana-sini, ternyata LinkFromBlog lebih gampang syarat-syaratnya dari pada situs sejenis lainnya.
Seperti biasanya situs paid review, LinkFromBlog menyediakan ruang Advertiser bagi pemasang iklan dan Publisher bagi yang punya blog. Situs ini juga menyediakan ruang untuk keduanya bisa saling berinteraksi. Situs paid review ini didirikan pada tahun 2008 dan berpusat di State of Minnesota, USA. Menurut informasi yang saya dapatkan dari blogwalking, situs ini cukup banyak job reviewnya.

Blogger yang diterima sebagai publisher tidak diharuskan memiliki pagarank yang tinggi. Pagerank 0 pun dikasih kesempatan. Salah satu keuntungan bergabung dengan situs paid review ini adalah langsung mendapatkan signing bonus. Syaratnya, sahabat harus membuat review tentang LinkFromBlog terlebih dahulu. Jika sedang malaz membuat reviewnya juga tidak apa.

Pembayaran hasil reviewnya bisa diambil setelah uang kita berjumlah $50. Pembayarannya dilakukan via paypal. Jika sahabat belum punya account paypal, langsung aja daftar di sini.

Mudah-mudahan saja blognya saya di approve. Bagi sahabat yang ingin mendaftar di LinkFromBlog langsung saja ke Sini. jadi, tunggu apa lagi segeralah bergabung dengan buy blog reviews

Ini pengalaman saya mendaftar disitus paid review, mudah-mudahan berjalan lancar.

Salam Berry Devanda

Klik disini untuk melanjutkan »»

Senin, 04 Januari 2010

Menulislah 30 Menit Sehari!

. Senin, 04 Januari 2010
37 komentar

Menulis adalah kegiatan yang sangat susah untuk dimulai, tapi jika sudah dimulai, sangat susah untuk berhenti. Menulis merupakan kegiatan yang menyenangkan. Ia menawarkan kebebasan, kemerdekaan, kebahagian bahkan kesejahteraan. Banyak contoh dapat dijadikan panutan. Penulis-penulis besar dan terkenal telah membuktikannya. Apa yang membuat mereka menjadi demikian hebat? Punya pembaca setia, pengikut bahkan penghamba. Masing-masing memiliki berbagai gaya sendiri. Ada yang serius, ringan, kadang serius kadang terasa ringan. Ada yang serius tapi dengan bahasa yang sangat mudah dicerna. Ada yang serius lengkap dengan analisa mendalam mengharuskan pembaca untuk membaca ulang. Bagi penulis besar dan terkenal, tentu saja pekerjaan menulis sudah menjadi makanan sehari-hari.

Betapa senang rasanya jika menulis seolah menjadi kebutuhan wajib dalam kehidupan ini. Terlepas dari apakah yang ditulis itu berkualitas atau “belum”, pastilah ada kepuasan tersendiri jika kegiatan menulis menjadi rutinitas harian. Sebagian orang berpendapat, “saya terlalu sibuk meluangkan waktu untuk menulis”. Benarkah? Saya sering sekali melontarkan kalimat tersebut. coba pikirkan kembali, benarkah sampai segitunya?

Hmm... saya menemukan jawaban sembari menertawakan diri sendiri. ternyata terlalu banyak waktu yang terbuang percuma, bahkan berjam-jam. Saya teringat bahwa hari ini saja, saya menghabiskan waktu 2 jam untuk gosip dengan rekan kerja. Jika ditarik kesimpulan dari kongkow-kongkow kami tadi, tak satupun didapat makna.

Rasanya tak akan mengganggu jika saya luangkan waktu 30 menit saja untuk menulis apa saja yang terlintas di benak ini. anda pun tentu demikian. Tidak harus meluangkan ruang, tidak perlu merapikan meja kerja anda, tidak perlu menyuruh orang tersayang anda untuk membuatkan minuman. Intinya tidak perlu merepotkan diri anda dan orang lain. Cukup diam fokus pada komputer, laptop, gadget/handphone, diary atau buku kecil anda.

Tapi ada syaratnya, yaitu :

1. Tulislah dengan cepat apa saja yang sedang terlintas di kepala anda.
Jangan hiraukan apakah bahasanya kacau, tidak teratur, tidak memenuhi kaidah EYD, jelek dan segala macamnya.

2. Tulis apa saja yang ingin anda tulis
Semuanya terserah anda. Apakah itu umpatan, cacian, carut marut anda akan situasi yang sedang dialami, ungkapan bahagia, senang maupun sedih. Semuanya terserah anda.

3. Jangan dulu di Edit.
Biarkan otak dan tangan anda berkuasa. Biarkan ia merajai anda selama 30 menit tersebut. Setelah itu, terserah anda. Mau anda baca lagi apa yang anda tulis atau disimpan dulu. Mungkin esok hari, lusa, minggu depan atau bahkan tahun depan baru anda baca dan edit sana-sini. Jika mau lebih ekstrem, simpan saja tulisan tersebut untuk selamanya.

Cukup 30 menit. Jika sudah maka berhentilah. Dan lanjutkan pekerjaan anda. Saya membayangkan, jika saya melakukan apa yang saya tulis dalam tulisan ini selama 1 bulan secara berkesinambungan, maka menulis akan menjadi kebutuhan. Saya memimpikan suatu saat nanti ada perasaan seperti ini dalam diri saya “ada yang kurang rasanya hari ini karena belum ada satupun yang saya tulis”. Huff...semoga saja.

Sudahkah anda menulis hari ini?

Salam Berry Devanda.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Minggu, 03 Januari 2010

Razia Agustus Sobron Aidit

. Minggu, 03 Januari 2010
21 komentar

Anda tentu mengenal nama DN. Aidit? Ya, nama yang sangat sering diperdengungkan dalam kelas Sejarah Indonesia. Anda sudah ingat? DN. Aidit adalah ketua Partai Komunis Indonesia (PKI). Wajah Aidit tergambar pada Film G 30 S PKI yang dibuat oleh Orde Baru untuk “mendidik” rakyatnya ketika itu. Terlepas dari benar atau salahnya Film tersebut, pada postingan kali ini saya ingin menulis tentang salah satu orang terdekat DN. Aidit, yaitu adik kandungnya, Sobron Aidit. Bukan pula hendak menulis tentang biografinya, melainkan tentang salah satu karyanya, Razia Agustus.

Secara tak sengaja, ketika jalan-jalan ke sebuah toko buku di Kota Padang, saya menemukan sebuah buku pada gerbang toko tersebut. Berhubung lagi sale akhir tahun, banyak buku yang dipajang di luar gedung dengan harga murah. Banyak buku bagus yang saya lihat. Salah satunya sebuah buku bersampul merah, disisipi rona kekuningan dan gambar abstrak seseorang sedang terlelap berkelebat selimut putih. Di bawah rona kekuningan tersebut tergores gambaran kunsen pintu. Dibawah balok kunsen paling atas, tertulis angka 25, samar-samar. Dibawah angka itu pula, tergores tinta pu
tih dengan tulisan RAZIA AGUSTUS.

Pada bagian bawah sampul buku nan menawan tersebut, tertulis, kumpulan cerpen SOBRON AIDIT. Bagi saya, buku ini seketika menarik perhatian karena beberapa hal, diantaranya :

1. Nama belakang pengarangnya, AIDIT
.
Sepengetahuan saya, nama belakang tersebut identik dengan pemberontak berhaluan komunis seperti yang dipaparkan pada guru SD saya dulunya. Oleh karena itu, perlu rasanya saya menyentuh buku ini dan membalikannya untuk segera dapat membaca sinopsis, riwayat penulis dan sebagainya. Hati kecil saya ingin mengenal sosok tersebut dari sisi lain, dari caranya menulis dan bercerita.

2. Acara Kick Andy.
Kick Andy pernah mengundang Sobron Aidit sebagai salah satu tamunya. Saya tertarik, lagi-lagi karena dia adik kandungnya DN. AIDIT. Tapi tidak terpikir mau mencari bukunya. Beruntung saya mendapatkan buku ini dengan harga yang murah. Pada acara tersebut, ia berkisah bagaimana susahnya untuk pulang ke kampung halamannya sendiri.

3. Saya ingin tahu seperti apa DN. Aidit dimata orang terdekatnya.

Razia Agustus adalah salah satu Judul dari Cerita Pendek (Cerpen) dalam kumpuan cerpen ini. Pada cerpen yang menjadi urutan pertama dalam buku ini, Sobron menceritakan kepada pembaca tentang kakaknya, DN. Aidit yang dalam buku ini disebutnya “Bang Amat”. Sobron menjelaskan bahwa Bang Amat adalah sosok yang banyak mengajarkan soal kehidupan, bagaimana harusnya mengisi kehidupan (halaman 4).

Bang amat sendiri menjadi salah satu judul cerpennya yang kedua dalam buku ini. dalam cerpen tersebut, Sobron bercerita bagaimana ringan tangannya Abangnya DN. Aidit. Aidit yang bersekolah di jawa dan pulang setahun sekali selalu memberikan makna bagi orang-orang disekitarnya. setiap pulang, Aidit selalu jarang tidur di rumah, ia suka bersilaturahmi dengan teman dan keluarga lainnya. DN. Aidit sangat ringan tangan sekali membantu orang-orang sekelilingnya.

Kumpulan cerpen ini juga berisi tentang pengalaman Sobron sendiri, baik ketika ia masih kecil, ketika merantau ke Tiongkok, mengungsi ke Paris, menjadi akupunturis dan membuka Restoran di sana. Pada cerpen dengan judul “Papa...deja sortie”, Sobron menceritakan pengalamannya ketika menjadi akupunturis dimana banyak orang yang percaya dan berharap banyak dapat sembuh ditangannya.

Disisi lain, ia menceritakan bagaimana pengalamannya membuka restoran Indonesia di Paris dengan bantuan teman-teman. Termasuk berbagai cerita saat membesarkan restoran tersebut, bercengkrama dengan para tamu sampai pada pengalaman mendapatkan tamu yang tidak baik dari bangsanya sendiri.

Pada cerpen terakhir dengan judul “Ziarah”, Sobron menuliskan kepiluannya saat pulang ke Indonesia dengan tujuan utama untuk berziarah ke makam umak dan ayahnya. Namun, ketika berdiskusi dengan abangnya Tamrin, ia mengurungkan niatnya. Karena ia tidak ingin orang lain sengsara karena kedatangannya di kampung halaman, Belitung. Tamrin berkata “... Bagi kau, sesudah ziarah kau terus kembali ke Paris, habis perkara. Nah, keluarga dan orang lain yang kau temui lalu yang menemuimu, apa bagi mereka sesudah itu? Bagaimana nasib mereka? Hal ini kukira yang sebaknya kau pikirkan? (Hal. 157).

Diakhir bukunya, Sobron ingin sekali mengetahui dimana makam abangnya DN. Aidit. Benarkah ada makamnya?

Menurut saya, Sobron terlalu sering mengulang kalimat yang sama dalam cerpennya ini dan Sobron pun mengakui hal tersebut pada paragraf terakhir. Lewat buku ini, saya sedikit mengenal DN. Aidit dari orang terdekatnya. Walaupun tentu saja ini bersifat sangat subjektif. Namun setidaknya, dialektika tentang DN. Aidit sedikit terpenuhi. Jika selama ini, informasi tentang Aidit hanya diperoleh dari satu sisi saja, maka setidaknya saat ini sudah ada sedikit pembanding.

Buku Kumpulan Cerpen dengan latar belakang pemberontakan PKI dan hidup seorang pelarian yang tidak diterima negaranya sendiri cukup bagus untuk dibaca. Sebagai tambahan referensi bagi anda yang suka dengan cerita berlatar belakang yang sama.
Saat googling, saya baru tahu bahwa sobron telah meninggal dunia pada 10 Februari 2007.

Banyak karya yang telah ditulis Sobron. Diantaranya “Buaja Dan Dukunja” dan “Basimah”. Sobron yang alumnus Fakultas Sastra Universitas Indonesia ini punya banyak karya dan beberapa diantaranya dilarang beredar oleh Orde Baru. Bagi sahabat yang ingin mengetahui Biografi singkatnya, silahkan tanya sama Wikipedia.

Salam Berry Devanda.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 01 Januari 2010

Berry Devanda Pagerank 3

. Jumat, 01 Januari 2010
24 komentar

Hari pertama di tahun yang baru ini saya gembira mendapatkan update pagerank terbaru dari si mbah. Pagi-pagi setelah bangun tidur, cuci muka dan bersyukur akan KaruniaNya, langsung OL. Lihat popuri di sebelah kanan bagian tengah blog, pada bagian atasnya tertulis 3/10. Setelah pada bulan November kemaren si mbah berbaik hati memberikan dua jempol buat blog sederhana ini (alias Pagerank 2). Senangnya rasa hatiku. Rasanya Semakin semangat ngeblog. Apalagi di tahun yang baru ini saya berniat dan bertekad menjalaninya dengan semangat baru yang menggebu-gebu terutama untuk cepat-cepat melepas masa lajang (jiaahhh...kok larinya ke sana).

Namun, Alexa saya masih belum mau turun dr
astis (507.778). Sepertinya ia betah sekali dengan kegemukannya saat ini. Barangkali ini disebabkan karena saya yang kurang blogwalking. Akhir-akhir ini saya sering kehabisan energi untuk BW. Entah itu dari fisiknya maupun dari tarif internet yang time base milik pemerintah ini.

Tapi, secara keseluruhan saya bersyukur di awal tahun ini. terimakasih yang sebesar-besarnya buat sahabat bloggers semuanya. Sungguh, dari hati yang paling dalam, sahabat semualah yang membuat saya terus bersemangat untuk beraktivitas di dunia yang maya ini. terimakasih atas pengetahuan yang diberikan ketika saya berkunjung ke rumah sahabat sekalian, walaupun pas main ke sini sering nggak dapat ilmu sama sekali. terimakasih atas komentar-komentarnya yang sangat menginspirasi.

Terimakasih buat teman-teman yang dengan senang hati membaca tulisan saya dan dengan senang hati pula mengetikan komentarnya. Terimakasih buat teman saya sudah mau berkunjung ke blog ini, saya sangat-sangat menghargainya.

Semoga dunia blog Indonesia makin ramai di tahun 2010 ini. makin banyak orang-orang kreatif yang dengan senang hati berbagi ilmu...

Maju terus Blogosphere Indonesia

Jayalah Indonesiaku

Salam Berry Devanda

Klik disini untuk melanjutkan »»

Bukalah Semangat Baru

.
21 komentar

Bukalah Semangat Baru, itu lah salah satu lirik lagu pada iklan terbaru Coca Cola. Sebuah lagu yang dinyayikan oleh Ello, Ipang, Berry Saintloco (bukan berry devanda ya,,,harap dicatat) dan lala. Baik iklan maupun lagunya sangat insipratif. Memotivasi sekali. Disamping mengiklankan produknya, nampaknya mereka juga ingin menyampaikan pesan untuk membuka semangat baru di tahun yang baru.

Berbagai harapan telah dirumuskan, termasuk harapan sebagai blogger. Andapun tentu telah mempunyai harapan baru tersebut. Harapan baru tersebut memerlukan semangat baru. Mari sama-sama kita buka semangat baru menapaki tahun baru ini. Semoga semua harapan tercapai ditahun 2010 ini. Semoga tahun 2010 jauh lebih baik daripada tahun 2009. Semoga Bangsa ini jadi semakin lebih baik kedepannya. Semoga dunia internet bisa menjadi semakin murah dan berkualitas. Semoga kita semua diberi kesehatan dan kekuatan untuk membuat hidup ini jauh lebih bermakna.

Selamat Tahun Baru 2010.

Sukses selalu untuk sobat semua.

Salam Berry Devanda

Klik disini untuk melanjutkan »»
 

Pengikut

Google Translator

{http://berrydevanda.blogspot.com/} is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com