Selasa, 24 Agustus 2010

AK-47

. Selasa, 24 Agustus 2010

Peristiwa Perampokan Bank CIMB Niaga di Medan beberapa waktu yang lalu menyita perhatian banyak orang di negeri ini. Kerjanya yang rapi dan sangat terorganisir menjadi tanda tanya. Gaya dan penampilan perampok seperti bintang Film laga saja. Salah satu yang menarik perhatian banyak orang adalah penggunaan senjata AK-47 yang disandang oleh beberapa pelaku dari 16 orang pelaku keseluruhan.

Setelah Googling, saya menemukan banyak sekali artikel tentang AK-47 ini, sebuah senjata legendaris yang sangat terkenal di seluruh dunia. Senjata ini ikut merubah wajah dunia. Betapa tidak, AK-47 ikut andil dalam banyak perang di muka bumi ini. Betapa banyak manusia yang meregang nyawa karena nya.

Untuk itu, mari sejenak kita mengingat lagi sejarah AK-47 ini....



Avtomat Kalashnikova adalah kepanjangan dari AK. Ditemukan pertama kali oleh seorang Rusia, Mikhail Kalashnikov. Angka 47 berarti tahun penggunaan pertama kali secararesmi oleh Uni Sovyet yaitu pada 1947.



Sampai saat ini, diyakini AK-47 telah diproduksi lebih dari 100 juta unit. Wow...

AK-47 memiliki banyak varian. Seperti yang ditulis pada Wikipedia, berikut varian varian AK-47

- AK-47 1948–51, 7,62 × 39 mm — Model paling awal, yang menggunkan receiver stamping Tipe 1, dan sudah sangat langka.

- AK-47 1952, 7,62 x 39 mm — Menggunakan receiver machined dengan popor dan pegangan kayu. Laras dan kamar peluru dilapisi krom untuk mencegah korosi. Berat senapan 4,2 kg.

- AKS-47 — Menggunakan popor lipat ke bawah yang mirip popor MP40 Jerman.

- RPK, 7,62 x 39 mm — Versi senapan mesin, dengan laras yang lebih panjang dan bipod (penyangga kaki 2).

- AKM, 7,62 x 39 mm — Lebih sederhana dan lebih ringan dari AK-47; menggunakan receiver Tipe 4 yang terbuat dari logam stamping. Berat menurun jadi 3,61 kg, karena receiver yang lebih ringan.

- AKMS, 7,62 x 39 mm — Versi AKM yang menggunakan popor lipat ke bawah atau ke samping.

- AKMSU, 7,62 x 39 mm — Versi pendek dari AKM yang menggunakan popor lipat ke bawah. Panjang laras 35 cm.



Kalau Sobat ingin tau lebih banyak, langsung saja ke Wikipedia

Read this | Baca yang ini



Widget by [ Tips Blogger ]

2 komentar:

Elsa mengatakan...

duh senjata...

aku sih bersyukur di Indonesia kita tidak bebas mendapatkan senjata seperti di amerika.

jangan sampe ngasih mainan senjata ke anak anak kita

BABY DIJA mengatakan...

aku maen boneka aja...
gak mau maen senjata

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

 

Pengikut

Google Translator

{http://berrydevanda.blogspot.com/} is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com