Pada saat menulis postingan ini, saya sedang nonton hari ke dua sidang paripurna DPR RI. Setelah hari kemaren sidang paripurna berjalan "sedikit" ricuh, maka hari ini berjalan cukup lancar. Namun ada beberapa catatan saya sebagai masyarakat awam yang tidak begitu mengerti dengan apa yang terjadi sebenarnya di gedung dewan sana. Tapi, jangan salah mengira sahabat, saya tidak akan mengomentari manuver politik yang semakin beragam. Karena saya tidak memiliki kemampuan untuk itu. Melainkan saya hanya ingin mengomentari tentang apa yang saya dilihat di saat paripurna berlangsung.
Ada satu hal menarik yang ingin saya komentari. Yaitu, ada beberapa orang anggota dengan yang mencoba mencari wadah untuk mengaktualisasikan dirinya dengan mengeluarkan lelucon-lelucon yang saya pikir kurang penting. Disamping itu, ada pula yang suka nyeletuk nggak penting juga. Dan beberapa diantaranya bahkan berbicara tidak pada substansi permasalahan.
Walaupun demikian, Dari 560 orang anggota DPR RI, saya pikir sebagian besar adalah orang-orang yang punya wawasan dan kemampuan di atas rata-rata bangsa ini. tentulah tidak semuanya. Namun, saya selalu bangga jika melihat banyak argumentasi cerdas yang keluar dari mulut para anggota dewan. Terlepas apakah itu benar atau salah, bermuara pada kepentingan satu golongan, namun tentulah argumentasi yang keluar bukan argumentasi yang di keluarkan oleh orang-orang yang tak berwawasan. Sekali lagi, terlepas dari apakah itu benar atau salah.
Disamping itu, ada pula anggota dewan yang hanya diam, manggut-manggut, sesekali ngangkat telepon, nggak tau apakah dia mengerti apa yang sedang dibicarakan oleh forum sidang. Namun, sebagai masyarakat awam, saya tidak begitu paham dengan apa yang terjadi di sana. dan rasanya, saya tidak pula memiliki legitimasi untuk mencap seseorang bagus dan lainnya jelek. apalagi memberikan penilaian kepada orang yang dipilih oleh puluhan ribu, bahkan ratusan ribu pemilih dan kemudian menggantungkan suaranya kepada wakil mereka tersebut.
Namun, postingan ini hanya menggambarkan apa yang terjadi di sidang paripurna malam ini. bagi saya sidang paripurna ini sangat menghibur, apalagi banyak yang bikin lelucon yang bikin saya tertawa. mumpung lagi iklan, karena sidangnya sedang di skors, makanya saya sempatkan melepaskan "keterhiburan" saya ini dengan menuliskannya menjadi postingan yang tidak begitu penting ini.
Udah dulu ya sobat, saya mau nonton lagi... ni udah mau voting ne...
See ya...
Widget by [ Tips Blogger ]





19 komentar:
pertama...horreee!!!
yuuk... nonton topeng moonyett.....
Iya..memang menghibur...
Tapi untung sudah berakhir karena kalau semakin lama bisa bosan...
@ Henny : Selamat buat resepsinya besok ya mbak
@ PEkanbaru : Segera meluncur sobat
@ Bryan : Hihihihi...
Kalau saya sih bosen ngeliatnya kang...
Wah saya malah berusaha menghindar nonton mereka. Bawaannya sakit hati aja mas :D
Saya juga sedikit terhibur. Apalagi ketika ada Anggota dari PKB yang berlainan jawabannya dari Fraksinya... :)
Saya kok malas ya nonton sidang2 kek gini...
bener mas hiburan dua hari tuh kemarin ;))
hahahha sangat menghibur meski sampai jam malam selesainya..
p cabar
salam hangat
seperti reality show, artis yang jadi anggota DPR juga pada ikut bicara, mumpung ada kamera televisi kali hehehe...
Politik . .
Politik . .
gak ada habis-habisnya . .
asal tetap mengutamakan kebersamaan dan tata krama aja. jgn sampai yang bersidang naik kursi lagi ya.....kasihan rakyatnya.
Andrik Sugianto
terus hasilnya paripurna kepake ga yah ?apa cuma "hiburan"ajah? hehehe
menurut saya sudah terlalu retorik sob hehe
entah mengapa kl liat sidang DPR di tepe, sy selalu ingat ucapan mendiang Gus Dur bhw DPR itu spt anak TK huhuhu...
betul itu... jadi inget jamna tk ma sd kelas 1, pada waktu itu kan otak belum sempurna... beginilah klo otak belum sempurna..
haha... kok bisa2nya mereka bertingkah seperti itu ya.. lagaknya aja demi kepentingan rakyat .. padahal tingkahnya sangat menjijikan sekali
Dia pikir dia paling pahlawan membela kepentingan rakyat.. katanya puih..
Poskan Komentar