Kamis, 06 Agustus 2009

Film "Paku Kuntilanak" di cekal MUI

. Kamis, 06 Agustus 2009

Film Paku Kuntilanak yang baru saja dirilis di bioskop Tanah Air menuai protes dari banyak kalangan. Film yang disutradai oleh Sindo Purwana tersebut memancing reaksi keras dari banyak pihak. Hal ini disebabkan karena adegan-adegan dalam film tersebut sangat seronok dan banyak adegan syur. Beberapa kalangan berpendapat bahwa film yang dibintangi Dewi Persik, Keith Foo (malaysia) danHeither Storm (artis Holywood) tersebut dapat merusak moral bangsa. Salah satunya adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI). Setelah menerima laporan dari berbagai lapisan masyarakat, MUI melakukan investigasi terhadap film tersebut.

Dari hasil investigasi, MUI berkesimpulan bahwa film tersebut terlalu vulgar dan mengandung banyak unsur pornografi. Oleh karena itu, MUI mengajukan surat
tanggal 6 Agustus 2009 kepada Menteri Kebudayaan dan Pariwisata agar menarik film tersebut pada .

Ironisnya, kenapa film tersebut bisa sampai ke tengah masyarakat?Apakah Lembaga sensor Film (LSF) sebagai lembaga yang berwenang tidak selektif dan terlalu longgar dengan aturan sensor?

Terlepas dari semua itu, saya justru ingin melihat kasus ini dari sosok kualitas Film yang dihasilkan oleh insan perfilman indonesia. Kenapa ya, akhir-akhir ini film indonesia malah kembali pada era 80an-90an dimana film-film vulgar menjadi karya utama insan perfilman. walaupun ada juga film-film lain yang juga berkualitas.

Kenapa untuk membuat Film berkualitas harus dengan adegan syur? Padahal banyak cara untuk menyampaikan pesan moral kepada penonton.

Saya ingat Film "Blood Diamond" yang dibintangi oleh Leonardo de Caprio, sebuah film yang menceritakan perjuangan sebuah negara di Afrika yang kaya akan berlian agar tidak dikuasai oleh pihak asing. Pada Film tersebut, tidak menemukan adegan ciuman maupun adegan ranjang sekalipun. Semua adegan terasa sangat berkualitas tanpa ada adegan syur. Setelah menonton Film saya begitu terhanyut dengan pesan moral yang ingin disampaikan film tersebut.

Bagi saya yang sangat awam dengan kualitas detil Film, Sebuah Film yang bagus tidak harus ada adegan Syur,Hot atau adegan lain yang sangat murahan, tetapi lebih menekankan pada kualitas pesan moral yang disampaikan oleh si pembuat film dan itu tidak harus dengan adegan seronok.

mungkin teman-teman yang lain juga berpendapat seperti itu atau bisa juga berseberangan pendapat dengan saya...

silahkan berikan komentarnya ya...

Maju Terus Film Indonesia

salam berry devanda...

Sumber : Kapanlagi.com

Read this | Baca yang ini



Widget by [ Tips Blogger ]

58 komentar:

sastra radio mengatakan...

Angin perubahan dunia film nasional memang mengarah ke arah yg lebih bagus tapi saat ini justru cenderung hanya bersifat kuantitaif. Produksi film meningkat dari segi jumlah. Sebaliknya kualitas dari segi edukasi sosial dikesampingkan sebahagian sineas. Salah satu penyakit sineas kita ya itu, tema2 pornografi, sadisme dan horor yg cenderung mengekor jejak sukses jenis film sebelumnya. Padahal tidak selamanya semua film yg bergenre sama daapt meraih sukses yg sama. Penyakit serupa juga menghinggapi dunia musik taanh air. Genre sampai style punya budaya mengekor padahal tidak semua karya musik mereka booming. Seni, di mana2 termasuk sinematografi adalah perpaduan yg seimbang tanpa hegedmoni antara kekuatan modal, selera pasar dan idealisme. Satu unsur saja melebihi bobot ataupu mengurangi bobot lainny amaka pasti hasilnya anjlok. He he he maaf udah panjang lebar nih. Tapi, menurut saya pribadi ya seperti itulah.

Rumah Idaman VS Rumah Impian mengatakan...

we are not only blogreading .. but we share about it...
met malem..
met bobok
dan salam cinta dan damai...

aneh aneh aja yah... film indo aja udah dicekal MUI kek gini.. bagaimana dng film LUAR ?? parahhh.... heheheh

ane tunggu kedatangannya

________________________________________
http://apocalytyo.blogspot.com/2009/08/rumah-idaman-vs-rumah-impian.html#comments

Jidat mengatakan...

humorsek... hemm

Berry Devanda mengatakan...

@sastra radio : emang benar bro, banyak yang ikut2an, banyak yang nggak punya idealisme dalammembuat film, apalagi orientasi nya cuma profit
@Rumah Idaman VS Rumah Impian : Makasi udah mampir bro...
@Jidat : he...he...makasi udah mampir bro

Kuliah Gratis mengatakan...

Keputusan MUI sudah sangat tepat sekali

tumben MUI tegas :D

Ali Mas'adi mengatakan...

yep... baru laskar pelangi... film berkualitas indonesia yang kutau... kita tunngu aja gimana dengan film MERAH PUTIH yang katanya menelan biaya sampai 62Milyar... apakah juga berkualitas dari sisi moral yang disampaikan.

ndop mengatakan...

Jadi pingin lihat kalau ada adegan syurnya.. huwakaka..

Bandit Pangaratto mengatakan...

yah... saya bukan insan perfilman, saya cuma penikmat film yang haus akan film" bagus dari dlm negeri...
padahal bnyk yg bisa dijadikan film yg bagus di indonesia..

kan dari sabang sampai merauke, Indonesia memiliki inspirasi yg penuh makna, seharusnya pelaku perfilman lebih ngotot menggali potensi itu daripada menggali potensi seorang keseronokan artis yg begitu... huhh

Berry Devanda mengatakan...

@Kuliah Gratis : Bener banget bro...makasi udah komen
@Ali Mas'adi : kita tunggu aja bro, mudah2an banyak pesan moralnya
@ndop : he..he...
@Bandit Pangaratto :Setuju banget tuch bro...

Anthony Harman mengatakan...

Menurut saya...
Banyak juga film Hollywood yang berkelas juga nampilin adegan sex yang kadang vulgar. Tetapi tidak mengurangi kualitas cerita dan aktingnya

Kaos Couple mengatakan...

biar ada adegan syurnya tapi kalo dewi persik ogah ah.. :D

buwel mengatakan...

muantabbb neh MUI...siiip

a-chen mengatakan...

makasih info nya....salam kenal ya ^_^

Tisti Rabbani mengatakan...

liat produsernya doong...
siapa sih, produser yg biasa bikinin film2 jenis gak mutu kyk gini....paling kan itu2 jg orgnyah..
mentingin laku apa gak, gak usah bicara soal mutu.

hhh...bisa rusak moral bangsa kalo filmnya jenis ini2 juga...

melandri mengatakan...

mau dicekal atau kagak kayanya ga ngaruh ama diriku yg emang ga suka film2 model begituan,,kacangan

Berry Devanda mengatakan...

@Anthony Harman : bener juga boz...memang tidak semuanya...
@Kaos Couple : emang napa boz?
@buwel : setuju...
@a-chen : sama-sama bro...
@Tisti Rabbani : emang git kayaknya mbak...
@melandri : makasi udah komen...

Roshita Multimedia mengatakan...

fil horor yang serem-serem kok pasti ada adegan hot nya, apa Indonesia bisa ga ya membuat film horor yang benar2 horor tanpa ada adegan yang nyeleneh.

Rachel mengatakan...

Setuju MUI dah keluarkan koment.
Memang payah ... film horor aja msh pake adegan hot... duch film Indonesia.

Ghustie Samosir mengatakan...

Memang bagus juga sich kalo film yang terlalu fulgar jangan dipertontonkan lagi, kasian nanti yang belum cukup umur, kalo gw sich dah cukup umur lah nonton yang kayak gitu an heheheh

btw kalo mau bikin home my links dan lain2, di tata letak bos, kalo gak salah diatas top tabs, tinggal tambahin link2nya :)

Regards,
Ghustie Samosir

www.hanyainfo.blogspot.com



Ada bisnis menarik nih. Program bisnis investasi BCA dengan modal cuma Rp. 10.000,-
Bisa dapetin 3 x lipat atau lebih (lumayan buat beli cendol :D)
Gabung ya di www.investasibca.com

Cara Membuat Web mengatakan...

Menurut hemat saya, negeri ini butuh figur teladan termasuk juga dalam bidang perfilman. Jujur saja, kita membutuhkan generasi muda yang mempunyai moralitas baik. Jangan sampai mereka dijejali oleh berbagai tontonan yang tidak semestinya. Ingat keberlangsungan bangsa ini sangat ditentukan oleh kualitas para generasi muda sekarang sebagai penerus bangsa!
Membuat Website

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

itu foto kuntinya kayak lagi melet ya. hi hi hi...

a-chen mengatakan...

mampir :)

buwel mengatakan...

met malem bro....sukses selalu ya....

NoRLaNd mengatakan...

Aku pun setuju, untuk meningkatkan popularitas atau ratting suatu film, seperti nya adegan adegan syur tidak perlu...
Mungkin akan lebih baik, bila ditampilkan suatu IDE yang sangat kreatif....
It's just my opinion :)

Berry Devanda mengatakan...

@Roshita Multimedia, Rachel : bener tuch mbak..
@Ghustie Samosir : makasi bro...
@Cara Membuat Web : mantap bro..
@Sang Cerpenis bercerita : kayaknya memang gitu
@a-chen,buwel : makasi udah mampir bro
@NoRLaNd : ane juga setuju tuch...

a-chen mengatakan...

ngintip ^_^

ihsan mengatakan...

film nggak berkualitas kayak gini masih beredar toh.. apa nggak malu yang jadi bintang filmnya.

Just Bryan mengatakan...

Sepakat..
Paling males liat film kayak gitu..

andriristiawan mengatakan...

dewi persik emang suka bikin sensasi deh --a

Berry Devanda mengatakan...

@a-chen : makasi udah ngintip
@ihsan : setuju sob
@Just Bryan : sepakat juga
@andriristiawan :emang bener tuch...

Violet mengatakan...

lucu yah, film nya film horor, eh masa ada adegan syur nya. ada-ada aja. mendingan nonton film dora deh. ;))
makasih yah udah mampir ke blog ku. ^_^

Bhakti mengatakan...

untung cuma di cekal.. :D

buwel mengatakan...

malem sobat....sukses selalu ya...

a-chen mengatakan...

mampir ^_^

Perempuan Rumahan mengatakan...

Yah, sepertinya film Indonesia sekarang lebih mengedepankan unsur sensasi-nya daripada unsur seni. Dengan harapan sensasi itu bisa mengeruk banyak pengunjung, walaupun setelah menonton mereka menggerutu karena filmnya tak bermutu. Yang penting, tiketnya sudah terjual..
Dan biasanya nih, film-film yang mendapat gelar cekal, pasti akan lebih diburu orang. Biarpun harus mencari yang versi bajakan (dan pastinya sudah beredar). Jadi sebenarnya pencekalan juga bukan jalan keluar. Yang lebih tepatnya adalah: film itu jangan diloloskan oleh LSF.

Salam

Kuliah Gratis mengatakan...

Mampir lagi kesini nih biar semakin akrab

kakve-santi mengatakan...

dewi persik lagi...

hancur bangsa..>!

Berry Devanda mengatakan...

@Violet : makasi udah mampir juga...
@Bhakti : Untung gak dibabat habis ya bro...
@buwel, a-chen : thanks udah mampir...
@Perempuan Rumahan : memang kuncinya di LSF
@Kuliah Gratis :kayaknya makin akrab ne...
@kakve-santi : makasi udah komen ....

Lata mengatakan...

inilah Indonesia =))

AISHALIFE-LINE mengatakan...

saya sependapat dengan anda.But karena saya belum nonton filmnya jadi no comment.Btw thanks kunjungannya bro.

Awal Sholeh mengatakan...

iya artisnya dewi persik yah? banyak adegan mesumnya tuh film liat cuplikannya. salam kenal

Awal Sholeh mengatakan...

insomnia neh malam2 bingung mau ngapain. terpaksa harus mengalah dan mengerti malam2 gini merenung. jadi curhat neh ;) tukeran links dan saling follow yuks?

coffeeoriental mengatakan...

;))

ada tempat sedotan full film ini gak yaa ... penasaran :p

Berry Devanda mengatakan...

@Lata : Jayalah Indonesia ku
@AISHALIFE-LINE : sangat Objektif...makasi.
@Awal Sholeh : salam kenal juga...
@coffeeoriental : kayaknya belom ada yang mau berbagi boz...

KangBoed mengatakan...

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fulllllllllllllllllllllllllllllllllllllll

KangBoed mengatakan...

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fulllllllllllllllllllllllllllllllllllllll

Awal Sholeh mengatakan...

kok blm update kawan? template kita sama sehati neh :)

Awal Sholeh mengatakan...

Merdeka Bangsaku. Bangsa indonesia kita jangan pernah patah semangat.. berjuang kembali dan bangkit

buwel mengatakan...

holaaaaaaaaaaa....

a-chen mengatakan...

merdekaaaaaaaaaaaa!!!

Tips Facebook mengatakan...

sorry oot
--------------
Sehubungan dengan perubahan template blog dan beberapa strategi lainnya untuk pengembangan blog, maka dengan berat hati saya harus menghilangkan link exchange pada blog saya, untuk itu saya benar-benar minta maaf kepada teman-teman blogger yang dulu pernah melakukan pertukaran link dengan blog saya. Silakan hapus link blog saya yang ada di blog anda. Tapi hal ini bukan berarti memutus hubungan baik kita.

Permintaan maaf sedalam-dalamnya,
Syilpid - tips-fb

VOCALUNATIC mengatakan...

Hanya beberapa Film Indonesia yang memang bener-bener Film. Yang lainnya ngga jelas arahnya kemana. Salah satu Film terbaik Indonesia menurut ku CHIKA ama FIKTIF. Keren banget 2 film itu.

Maju terus perfilman Indonesia. Nomer satukan kualitas akting!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Blog Sederhana mengatakan...

bener bro...
akhir2 ini kl dilihat mlh film2 kita makin agk g mutu...
yg horor tp isinya jg bokep...

ckckcck

nice

www.fredyngahu.co.cc

eskopidantipi mengatakan...

Merah Putih lumayan bro....

saya udah nonton...sip! :D

Macam2 Tips mengatakan...

lebih baik dewi persik tu yang di cekal biar gak bisa main film lagi...

Mas Andy mengatakan...

Nonton yang laen aja ;))

Berry Devanda mengatakan...

@ All Comentators : mudah2an perfilman indonesia semakin baik kedepannya.

Obat Herbal Asam Urat mengatakan...

mba dewi persik memang slalu saja menuai kontroversi..

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

 

Pengikut

Google Translator

{http://berrydevanda.blogspot.com/} is proudly powered by Blogger.com | Template by Agus Ramadhani | o-om.com